Membahas mengenai teori , kita harus mengetahui dulu secara jelas apa sih itu teori ?..
Teori merupakan bentuk hipotesis yang belum terbukti atau spekulasi tentang kenyataan yang belum diketahui secara pasti . Jadi kalau teori itu terbukti maka baru bisa kita sebut itu sebagai fakta .
Pertanyaan berikutnya, apa sih yang dilakukan oleh teori itu sendiri ?
I) Pertama , yang paling penting teori itu membimbing ke arah pengumpulan atau observasi atas hubungan empiris relevan yang belum diamati .
Teori bisa diibaratkan sebuah dapur penggilingan , mengasah pernyataan empiris yang selanjutnya dapat dikonfirmasi atau tolak dengan bukti empiris yg dikontrol sebagaimana semestinya.
Teori juga merupakan asumsi yang penerimaannya atau penolakan ditentukan oleh kegunaan , bukan benar atau palsunya .. komponen dari kegunaan yaitu : verifiabilitas (kapasitas suatu teori untuk menghasilkan prediksi-prediksi yang terbukti benar jika data empirisnya yang relevan berhasil dikumpul) , ketuntasan / comprehensiveness (jangkauan atau kelengkapan derivasi)
II) Kedua , teori memberikan kemungkinan terjadinya pemanduan temuan-temuan empiris tertentu ke dalam suatu kerangka yang secara logis dan konsisten dan cukup sederhana .
III) Ketiga , menghindarkan pengamat menjadi bingung oleh kompleksnya peristiwa alami/konkret .
Teori Kepribadian dan sejarah psikologi
Langkah pertama kita memeriksa sejumlah sumber pengaruh yang relatif baru terhadap teori kepribadian , yang antara lain adalah :
a. tradisi Observasi klinis , oleh Charcot n' Janet , Freud , Jung , McDougall , mereka paling banyak menentukan hakikat teori kepribadian melebihi satu faktor tunggal lain manapun .
b. tradisi Gestalt , oleh William Stern , segi pandangan ini sangat melekat dalam teori kepribadian
c. Psikologi eksperimental , dari gerakan ini telah muncul banyak perhatian besar terhadap penelitian empiris yang dikontrol dengan teliti serta pengetehuan yang lebih baik terhadap bagaimana mengubah tingkah laku .
d. tradisi psikometrik , berfokus pada pengukuran dan penelitian tentang perbedaan individu.
Sesuai dengan apa yang telah dibicarakan , ada dua generalisasi/kesimpulan yang dapat kita tarik tentang teori kepribadian ini , yaitu :
* Teori kepribadian telah memainkan peranan disiden atau pembangkang dalam perkembangan psikologi .
Faktanya bahwa teori kepribadian tidak pernah tertanam mengakar dalam aliran utama psikologi akademik yang memiliki beberapa implikasi penting
* Teori kepribadian memiliki orientasi fungsional . Memusatkan perhatian pada persoalan yang sangat penting untuk kelangsungan hidup individu .
Atribut - atribut teori kepribadian
atribut-atribut ini mennyangkut segi formal dan substansi teori itu sendiri
- atribut formal
Persoalan tentang kejelasan dan kekspilisitan sangat penting disini .
Masalah seberapa jelas dan tepat asumsi / konsep yang terkandung di dalamnya yang membentuk teori yang disajikan .
- atribut substansi
atribut ini netral bekaitan dengan baik dan buruk dan hanya mencerminkan asumsi - asumsi khusus tentang tingkah laku yang dianut sebuah teori .
Nah , demikian sekilas tentang teori .
penjelasan ini dikutip dari buku teori psikodinamik oleh Calvin S.Hall n Gardner Lindsey :)
Wednesday, January 30, 2013
Sunday, January 27, 2013
PSIKOLOGI KESEHATAN
A.
Definisi
Psikologi kesehatan adalah bagian dari psikologi
klinis, yang memfokuskan pada kajian dan fungsi kesehatan individu terhadap
diri dan lingkungannya, termasuk penyebab dan faktor-faktor yang terkait dengan
problematika kesehatan individu.
Psikologi Kesehatan menurut Matarazzo (1980, dalam
Ogden: 1996) adalah suatu agregat dari specific educational, dan
kontribusi scientific professional, dari disiplin psikologi, untuk
memajukan atau memelihara kesehatan, termasuk juga didalamnya penanganan
penyakit dan aspek-aspek lain yang terkait dengannya.
B. Sejarah
Dimulai pada tahun 1904 ;
Stanley Hall mulai memunculkan konsep hubungan psikologi dengan kesehatan .
1911 ; APA (American Psychologycal Association) mulai mendiskusikan peran
psikologi dalam pendidikan medis .
1922 ; William James, menekankan kembali pentingnya psikologi dalam
permasalahan kesehatan .
1970’an ; tumbuh minta pada penelitian psikologi kesehatan serta mulai
meningkatnya penderita penyakit degeneratif .
1978 ; psikologi kesehatan diakui APA .
1982 ; terbit jurnal Health Psychology .
1984 ; di La Havana, Cuba
diselenggarakan symposium internasional tentang psikologi kesehatan .
C. Tujuan
Beberapa tujuan dibentuknya cabang ilmu klinis khusus mengenai kesehatan
, antara lain :
·
Mengevaluasi tingkah laku dalam etiologi
penyakit
o Memprediksi tingkah laku tidak sehat
o Memahami peran psikologi dalam experience of illness (pengalaman
sakit)
o Mengevaluasi peran psikologi dalam treatment
(pengobatan)
o Selain itu, teori-teori psikologi juga dapat dimanfaatkan dalam mempromosikan
tingkah laku sehat dan mencegah sakit / munculnya penyakit dalam skala individu
maupun yang lebih luas (kelompok, komunitas maupun masyarakat)
D.
Metode
Intervensi
Ada
tiga metode intervensi dalam klinis khusus kesehatan ini :
·
Metode pendidikan individual
Dalam pendidikan kesehatan,
metode pendidikan yang bersifat individual ini digunakan untuk membina perilaku
baru, atau seseorang yang telah mulai tertarik kepada suatu perubahan perilaku
atau inovasi. Bentuk pendekatan antara lain:
1.
Bimbingan dan penyuluhan
(guidance and counseling) --- Dengan cara ini kontak
antara klien dengan petugas lebih intensif, setiap masalah yang dihadapi oleh
klien dapat dikorek, dan dibantu penyelesaiannya.
2.
Interview (wawancara) --- Wawancara antara petugas kesehatan dengan klien untuk menggali
informasi mengapa ia tidak atau belum menerima perubahan, untuk mengetahui
apakah perilaku yang sudah atau yang akan diadopsi itu mempunyai dasar
pengertian dan kesadaran yang kuat. Apabila belum maka perlu penyuluhan yang
lebih mendalam lagi.
·
Metode pendidikan kelompok
Dalam memilih pendidikan
kelompok, harus mengingat besarnya kelompok sasaran serta tingkat pendidikan
formal pada sasaran. Untuk kelompok yang besar, metodenya akan lain dengan
kelompok kecil. Efektivitas suatu metode akan tergantung pula pada besarnya
sasaran pendidikan.
1.
Kelompok besar: penyuluhan lebih dari 15 orang, dengan metode antara lain (a) Ceramah:
metode yang baik untuk sasaran yang berpendidikan tinggi maupun rendah. (b)
Seminar : metode ini sangat cocok untuk sasaran kelompok besar dengan
pendidikan menengah keatas. Seminar adalah suatu penyajian (presentasi) dari
satu ahli dari beberapa ahli tentang suatu topik yang dianggap penting dan
biasanya dianggap hangat dmasyarakat.
2.
Kelompok kecil: apabila peserta kegiatan itu kurang dari 15 orang. Metode-metode yang
cocok yaitu diskusi kelompok, curah pendapat (brain storming), bola salju (snow
balling), kelompok kecil-kecil (bruzz group), role play (memainkan peranan) dan permainan simulasi (simulation game)
·
Metode pendidikan massa (public)
Metode pendidikan (pendekatan)
massa untuk mengkomunikasikan pesan-pesan kesehatan yang ditujukan kepada
masyarakat yang sifatnya massa atau public, maka cara yang paling tepat adalah
pendekatan massa. Tanpa membedakan golongan umur, jenis kelamin, pekerjaan,
status social, tingkat pendidikan dan sebagainya.
Pada umumnya bentuk pendekatan
(cara) massa ini tidak langsung. Biasanya mengguanakan atau melalui media
massa. Beberapa contoh metode antara lain ceramah umum (public speaking),
pidato-pidato diskusi tentang kesehatan melalui media elektronik baik tv maupun
radio, simulasi, tulisan-tulisan di majalah atau Koran dan bill board yang di
pasang di pnggir jalan, spanduk poster dan sebagainya. (Notoatmodjo, 2005)
E. Tingkah laku yang Berkaitan dengan Kesehatan
- Kebiasaan yang merugikan kesehatan (health impairing habits) yang juga disebut “behavioural pathogens” seperti merokok, memakan makanan berlemak, atau
- Tingkah laku yang menunjang kesehatan (health-protective behaviours), atau “behavioural immunogens” seperti mengikuti pemeriksaan kesehatan dan mengikuti kegiatan olah raga secara aktif.
Ø Seven Health Practices
1.
Tidur tujuh sampai delapan jam setiap hari
2.
Hampir setiap hari sarapan
3.
Tidak ngemil diantara jam makan yang satu ke yang
berikutnya
4.
Bobot tidak melampaui limit batas gemuk
5.
Tidak merokok
6.
Mengkonsumsi alkohol tidak berlebih
7.
Melakukan aktivitas fisik secara teratur
8.
Mengendalikan stress
9.
Perilaku atau gaya
hidup lain yang positif bagi kesehatan, misalnya tidak berganti-ganti pasangan
dalam hubungan seks.
Ø Perilaku
Sakit (Illness behavior)
Perilaku sakit ini mencakup
respons seseorang terhadap sakit dan penyakit, persepsinya terhadap sakit,
pengetahuan tentang : gejala dan penyebab penyakit, dan sebagainya
Penyebab sakit antara lain :
·
Penyebab karena Bio (virus, bakteri, luka)
·
Psiko (tingkah laku, belief, coping, stress,
pain)
·
Sosial (kelas sosial, etnis, pekerjaan).
Individu tidak dipandang semata-mata sebagai korban
penyakit, namun juga ikut bertanggungjawab terhadap kondisi sakitnya.
Ø Perkembangan
Tantangan Psikologi Kesehatan
·
Sasaran/Target : Masyarakat (umumnya wanita dan
masyarakat “miskin”) --- Pengembangan Komunitas
·
Imunisasi Perilaku :
Konselor dan Sebaya/Komunitas
·
Kaitan kesehatan dengan hukum : Hukum Kesehatan
DAFTAR PUSTAKA
Tuesday, January 15, 2013
Fenomena Tes Psikologi Online
Alat tes psikologi umumnya adalah perangkat test yang bisa kita gunakan untuk menjelaskan tentang perilaku , kemampuan , kepribadian dan berbagai kecenderungan dari seseorang dengan menggunakan skala dan penggolongan tertentu . Yang diukur adalah atribut psikologi dari dimensi tingkah laku individu dan ketepatan dalam pengukuran ini punya kesulitan yang cukup besar karena atribut psikologi itu sendiri bersifat abstrak.
Seiring dengan perkembangan jaman , tekhnologi pun menjadi acuan dalam mempermudah akses manusia dalam menjalin komunikasi , sehingga bukan hal yang sulit juga dalam menemukan alat test psikologi yang dapat kita kunjungi secara online bahkan free tanpa biaya .
Karena sifat atribut psikologi yang abstrak itu , maka umumnya psikolog akan menemukan kesulitan yang cukup besar pula pada pengukuran sistem online .
Ini merupakan dampak negatif dari alat test psikologi online , dimana klien hanya mengandalkan internet dalam berkonsultasi , akan memungkinkan banyaknya kendala dan hasil yang tidak akurat dan sesuai seperti yang diinginkan .
Dampak positifnya orang akan lebih mudah dan hemat dalam melakukan test psikologi . mungkin sudah tidak asing lagi kita mendengar alasan mereka yang sibuk dan idak ada waktu , selain itu faktor emosi dan malu yang ada dalam diri individu dapat menjadi alasan mengapa mereka ingin melakukan test secara online tanpa harus berhadapan langsung dengan psikolog .
Dibawah ini merupakan beberapa contoh website dengan test psikologi online tanpa dipungut biaya :
a. http://www.colorquiz.com/
b. http://www.signalpatterns.com/
Daftar Pustaka
http://www.gicara.com/
http://www.psychologymania.com/
Seiring dengan perkembangan jaman , tekhnologi pun menjadi acuan dalam mempermudah akses manusia dalam menjalin komunikasi , sehingga bukan hal yang sulit juga dalam menemukan alat test psikologi yang dapat kita kunjungi secara online bahkan free tanpa biaya .
Karena sifat atribut psikologi yang abstrak itu , maka umumnya psikolog akan menemukan kesulitan yang cukup besar pula pada pengukuran sistem online .
Ini merupakan dampak negatif dari alat test psikologi online , dimana klien hanya mengandalkan internet dalam berkonsultasi , akan memungkinkan banyaknya kendala dan hasil yang tidak akurat dan sesuai seperti yang diinginkan .
Dampak positifnya orang akan lebih mudah dan hemat dalam melakukan test psikologi . mungkin sudah tidak asing lagi kita mendengar alasan mereka yang sibuk dan idak ada waktu , selain itu faktor emosi dan malu yang ada dalam diri individu dapat menjadi alasan mengapa mereka ingin melakukan test secara online tanpa harus berhadapan langsung dengan psikolog .
Dibawah ini merupakan beberapa contoh website dengan test psikologi online tanpa dipungut biaya :
a. http://www.colorquiz.com/
b. http://www.signalpatterns.com/
Daftar Pustaka
http://www.gicara.com/
http://www.psychologymania.com/
Tuesday, November 20, 2012
TEST KECERDASAN MAJEMUK
Dibawah ini merupakan kuesioner yang sebenarnya bisa dikategorikan dalam sebuah test , Caranya hanya menentukan poin mana saja yang menurut kalian match dengan karakter kalian ya , terus liat poin di bagian kecerdasan mana yang paling banyak match dengan karakter kalian , hasilnya semoga bermanfaat dan dapat membantu kalian untuk memilih jurusan apa yang pas sama apa yang kalian minati , khususnya bagi calon mahasiswa/i baru :)
> Kecerdasan LINGUISTIK
( ) Suka menulis kreatif dirumah
( ) Sangat hafal nama , tempat , tanggal atau hal-hal kecil
( ) Mengarang kisah khayal atau menuturkan lelucon dan cerita
( ) Menikmati membaca buku di waktu senggang
( ) Mengeja kata-kata dengan tepat dan mudah
( ) Menyukai pantun lucu dan permainan kata
( ) Suka mengisi teka-teki silang atau melakukan permainan seperti Scrabble
( ) Menikmati mendengarkan kata-kata lisan (cerita,radio,pembacaan buku)
( ) Mempunyai kosakata yang luas untuk anak seusianya
( ) Unggul dalam pelajaran sekolah yang melibatkan membaca atau menulis
> Kecerdasan LOGIKA MATEMATIKA
( ) Menghitung problem aritmatika dengan cepat di luar kepala
( ) Menikmatin menggunakan bahasa komputer atua program software logika
( ) Mengajukan pertanyaan mendasar seperti "mengapa langit biru" ?
( ) Ahli bermain catur atau permainan strategi lain
( ) Menjelaskan masalah secara logis
( ) Merancang eksperimen untuk menguji hal-hal yang tidak dimengerti
( ) Menghabiskan banyak waktu untuk memainkan teka-teki logika seperti kubus atau rubik atau permainan logika lainnya
( ) Suka menyusun dalam kategori atau hirearki
( ) Mudah memahami sebab dan akibat
( ) Menikmati pelajaran matematika atau sains dengan prestasi tinggi
> Kecerdasan SPASIAL
( ) Menonjol dalam kelas seni di sekolah
( ) Memberikan gambaran visual yang jelas ketika sedang memikirkan sesuatu
( ) Mudah membaca peta , grafik , dan diagram
( ) Menggambar sosok orang atau benda yang persis aslinya
( ) Senang melihat film , slide atau foto
( ) Menikmati melakukan teka-teki jigsaw , maze , atau kegiatan visual lain
( ) Sering melamun
( ) Membangun konstruksi tiga dimensi yang menarik (ex:lego)
( ) Mencoret-coret di atas secarik kertas atau dibuku tugas sekolah
( ) Lebih banyak memahami lewat gambar daripada lewat kata-kata ketika sedang membaca
> Kecerdasan KINESTETIK
( ) Berprestasi dalam olahraga kompetitif di sekolah atau di lingkungan pemukiman
( ) Bergerak-gerak ketika sedang duduk
( ) Terlibat dalam kegiatan fisik seperti berenang , bersepeda , hiking atau bermain skateboard
( ) Perlu menyentuh sesuatu yang ingin dipelajari
( ) Menikmati melompat, lari, gulat, atau kegiatan serupa (jika berusia lebih tua, mungkin menunjukkan kecenderungan ini dengan cara yang lebih tersamar)
( ) Memperlihatkan keterampilan dalam bidang kerajinan tangan seperti kerajinan kayu , menjahit , mengukir atau memahat
( ) Pandai menirukan gerakan , kebiasaan , atau perilaku orang lain
( ) Menikmati bekerja dengan tanah liat , melukis dengan jari , atau kegiatan "kotor"
( ) Sangat suka membongkar berbagai benda dan kemudian menyusunnya lagi
> Kecerdasan MUSIKAL
( ) Memainkan alat musik dirumah atau disekolah, sebagai anggota band atau orkes
( ) Ingat melodi lagu
( ) Berprestasi sangat bagus dikelas musik disekolah
( ) Lebih bisa belajar dengan iringan musik
( ) Mengoleksi CD atau kaset
( ) Bernyanyi untuk diri sendiri atau untuk orang lain
( ) Bisa mengikuti irama musik
( ) Mempunyai suara yang bagus untuk bernyanyi
( ) Peka terhadap suara-suara di lingkungannya
( ) Memberikan reaksi yang kuat terhadap berbagai jenis musik
> Kecerdasan INTERPERSONAL
( ) Mempunyai banyak teman
( ) Banyak bersosialisasi di sekolah atau di lingkungan tempat tinggal
( ) Tampak sangat mengenal lingkungannya
( ) Terlibat dalam kegiatan kelompok diluar jam sekolah
( ) Berperan sebagai "penengah keluarga" ketika terjadi pertikaian
( ) Menikmati permainan kelompok
( ) Berempati besar terhadap perasaan orang lain
( ) Dicari sebagai "penasihat" atau "pemecah masalah" oleh teman-temannya
( ) Menikmati mengajar orang lain
( ) Tampak mempunyai bakat pemimpin
> Kecerdasan INTRAPERSONAL
( ) Memperlihatkan sikap independen atau kemampuan yang kuat
( ) Bersikap realistis terhadap kekuatan dan kelemahannya
( ) Memberikan reaksi keras ketika membahas topik-topik kontrovesial
( ) Bekerja atau belajar dengan baik seorang diri
( ) Mempunyai rasa percaya diri
( ) Mempunyai pandangan hidup yang lain dari pandangan umum
( ) Belajar dari kesalahan masa lalu
( ) Dengan tepat mengekspresikan perasaannya
( ) Terarah pada pencapaian tujuan
( ) Terlibat dalam hobi atau proyek yang dikerjakan sendiri
> Kecerdasan NATURALIS
( ) Akrab dengan hewan pelih
( ) Menikmati berjalan-jalan di alam terbuka atau ke kebun binatang
( ) Menunjukkan kepekaan terhadap bentuk-bentuk alam (cth : gunung,awan)
( ) Suka berkebun atau berada di dekat kebun
( ) Menghabiskan waktu dekat akuarium , teratium atau sistem kehidupan alam lain
( ) Yakin bahwa binatang mempunyai hak sendiri
( ) Mencatat fenomena alam yng melibatkan hewan , tanaman , dan hal-hal sejenis
(cth : mempunyai foto , buku harian , gambar koleksi , dsb)
( ) Membawa pulang serangga , bunga, daun , atau benda-benda alam lainnya
( ) Memperlihatkan pemahaman yang mendalam di sekolah dalam topik-topik yang melibatkan sistem kehidupan
(cth : topik biologi , topik lingkungan hidup)
> Kecerdasan LINGUISTIK
( ) Suka menulis kreatif dirumah
( ) Sangat hafal nama , tempat , tanggal atau hal-hal kecil
( ) Mengarang kisah khayal atau menuturkan lelucon dan cerita
( ) Menikmati membaca buku di waktu senggang
( ) Mengeja kata-kata dengan tepat dan mudah
( ) Menyukai pantun lucu dan permainan kata
( ) Suka mengisi teka-teki silang atau melakukan permainan seperti Scrabble
( ) Menikmati mendengarkan kata-kata lisan (cerita,radio,pembacaan buku)
( ) Mempunyai kosakata yang luas untuk anak seusianya
( ) Unggul dalam pelajaran sekolah yang melibatkan membaca atau menulis
> Kecerdasan LOGIKA MATEMATIKA
( ) Menghitung problem aritmatika dengan cepat di luar kepala
( ) Menikmatin menggunakan bahasa komputer atua program software logika
( ) Mengajukan pertanyaan mendasar seperti "mengapa langit biru" ?
( ) Ahli bermain catur atau permainan strategi lain
( ) Menjelaskan masalah secara logis
( ) Merancang eksperimen untuk menguji hal-hal yang tidak dimengerti
( ) Menghabiskan banyak waktu untuk memainkan teka-teki logika seperti kubus atau rubik atau permainan logika lainnya
( ) Suka menyusun dalam kategori atau hirearki
( ) Mudah memahami sebab dan akibat
( ) Menikmati pelajaran matematika atau sains dengan prestasi tinggi
> Kecerdasan SPASIAL
( ) Menonjol dalam kelas seni di sekolah
( ) Memberikan gambaran visual yang jelas ketika sedang memikirkan sesuatu
( ) Mudah membaca peta , grafik , dan diagram
( ) Menggambar sosok orang atau benda yang persis aslinya
( ) Senang melihat film , slide atau foto
( ) Menikmati melakukan teka-teki jigsaw , maze , atau kegiatan visual lain
( ) Sering melamun
( ) Membangun konstruksi tiga dimensi yang menarik (ex:lego)
( ) Mencoret-coret di atas secarik kertas atau dibuku tugas sekolah
( ) Lebih banyak memahami lewat gambar daripada lewat kata-kata ketika sedang membaca
> Kecerdasan KINESTETIK
( ) Berprestasi dalam olahraga kompetitif di sekolah atau di lingkungan pemukiman
( ) Bergerak-gerak ketika sedang duduk
( ) Terlibat dalam kegiatan fisik seperti berenang , bersepeda , hiking atau bermain skateboard
( ) Perlu menyentuh sesuatu yang ingin dipelajari
( ) Menikmati melompat, lari, gulat, atau kegiatan serupa (jika berusia lebih tua, mungkin menunjukkan kecenderungan ini dengan cara yang lebih tersamar)
( ) Memperlihatkan keterampilan dalam bidang kerajinan tangan seperti kerajinan kayu , menjahit , mengukir atau memahat
( ) Pandai menirukan gerakan , kebiasaan , atau perilaku orang lain
( ) Menikmati bekerja dengan tanah liat , melukis dengan jari , atau kegiatan "kotor"
( ) Sangat suka membongkar berbagai benda dan kemudian menyusunnya lagi
> Kecerdasan MUSIKAL
( ) Memainkan alat musik dirumah atau disekolah, sebagai anggota band atau orkes
( ) Ingat melodi lagu
( ) Berprestasi sangat bagus dikelas musik disekolah
( ) Lebih bisa belajar dengan iringan musik
( ) Mengoleksi CD atau kaset
( ) Bernyanyi untuk diri sendiri atau untuk orang lain
( ) Bisa mengikuti irama musik
( ) Mempunyai suara yang bagus untuk bernyanyi
( ) Peka terhadap suara-suara di lingkungannya
( ) Memberikan reaksi yang kuat terhadap berbagai jenis musik
> Kecerdasan INTERPERSONAL
( ) Mempunyai banyak teman
( ) Banyak bersosialisasi di sekolah atau di lingkungan tempat tinggal
( ) Tampak sangat mengenal lingkungannya
( ) Terlibat dalam kegiatan kelompok diluar jam sekolah
( ) Berperan sebagai "penengah keluarga" ketika terjadi pertikaian
( ) Menikmati permainan kelompok
( ) Berempati besar terhadap perasaan orang lain
( ) Dicari sebagai "penasihat" atau "pemecah masalah" oleh teman-temannya
( ) Menikmati mengajar orang lain
( ) Tampak mempunyai bakat pemimpin
> Kecerdasan INTRAPERSONAL
( ) Memperlihatkan sikap independen atau kemampuan yang kuat
( ) Bersikap realistis terhadap kekuatan dan kelemahannya
( ) Memberikan reaksi keras ketika membahas topik-topik kontrovesial
( ) Bekerja atau belajar dengan baik seorang diri
( ) Mempunyai rasa percaya diri
( ) Mempunyai pandangan hidup yang lain dari pandangan umum
( ) Belajar dari kesalahan masa lalu
( ) Dengan tepat mengekspresikan perasaannya
( ) Terarah pada pencapaian tujuan
( ) Terlibat dalam hobi atau proyek yang dikerjakan sendiri
> Kecerdasan NATURALIS
( ) Akrab dengan hewan pelih
( ) Menikmati berjalan-jalan di alam terbuka atau ke kebun binatang
( ) Menunjukkan kepekaan terhadap bentuk-bentuk alam (cth : gunung,awan)
( ) Suka berkebun atau berada di dekat kebun
( ) Menghabiskan waktu dekat akuarium , teratium atau sistem kehidupan alam lain
( ) Yakin bahwa binatang mempunyai hak sendiri
( ) Mencatat fenomena alam yng melibatkan hewan , tanaman , dan hal-hal sejenis
(cth : mempunyai foto , buku harian , gambar koleksi , dsb)
( ) Membawa pulang serangga , bunga, daun , atau benda-benda alam lainnya
( ) Memperlihatkan pemahaman yang mendalam di sekolah dalam topik-topik yang melibatkan sistem kehidupan
(cth : topik biologi , topik lingkungan hidup)
Thursday, November 8, 2012
KOMUNIKASI & KECERDASAN INTERPERSONAL dan INTRAPERSONAL
Apa itu interpersonal atau intrapersonal ?
Disini kita akan membahas apa itu komunikasi , dan dua bentuk dari komunikasi , seperti pembahasan pada umumnya akan tetapi disini akan difokuskan pada bentuk-bentuk komunikasi itu di dalam internet dan lebih pada psikologis individu yang melakukan interaksi komunikasi tersebut .
I. Komunikasi
Komunikasi berasal dari bahasa latin , yaitu "communis" , atau secara tepatnya yaitu membagikan , berbagi cerita atau informasi dimana proses pembagian itu dapat melalui lisan atau verbal yang umumnya dapat dimengerti banyak orang , sedangkan bagi orang yang tidak dapat menggunakan cara lisan , biasanya mengungkapkan menggunakan bahasa tubuh , pesan tertulis atau perilaku agar si komunikan dapat mengerti .
Penyampai pesan biasa disebut dengan komunikator dan penerima pesan/receiver biasa disebut dengan komunikan .
Komunikasi berdasarkan bentuknya dibagi menjadi dua yaitu :
a. Komunikasi Interpersonal
Ini merupakan bentuk komunikasi yang merujuk pada interaksi antar dua orang atau lebih yang saling bertukar informasi atau berbagi cerita dan hal lain sebagainya , baik melalui media maupun face-to-face.
Komunikasi dalam bentuk ini dapat mengalami hambatan ketika individu itu dalam kondisi mengalami gangguan komunikasi atau sifat sombong dan malu yang ada pada individu itu sendiri .
Komunikasi ini juga sangat sering kita jumpai dalam lingkungan keseharian kita .
Contoh pada saat kepala sekolah yang sedang berpidato pada saat upacara atau ketika kita sedang melakukan tawar menawar saat membeli barang .
Di era ini , dunia keseharian kita tidak lepas dari ikatan globalisasi dimana penggunaan internet sangat booming dan sangat dibutuhkan baik dalam dunia kerja maupun pendidikan.
Tentu saja tujuan daripada internet itu sendiri tidak lain yaitu untuk mempermudah tiap individu untuk berinteraksi atau berkomunikasi .
Contoh : Sekarang siapa yang tidak tau Skype ? Skype merupakan suatu program komunikasi yang tergolong fresh product , dimana menyediakan fasilitas untuk dapat berbicara dengan orang lain dengan jarak yang sangat jauh , bahkan antar negara .
memang , sebelumnya kita mungkin sudah mengetahui adanya program YM , tetapi kelemahan YM ditemukan pencipta skype dan akhirnya skype lebih dipilih para pengguna internet sebagai media yang lebih baik untuk berkomunikasi .
Tidak hanya sekedar , chatting dalam conversation in text tapi videocall dengan tampilan yang sangat attractive . Dan pengguna dapat menikmati berbagai feature yang lebih menarik tentunya yang disediakan skype , ketika user tersebut memilih option prabayar dalam program komunikasi tersebut .
*nb : bukan untuk mempromosikan suatu program komunikasi ya .. :) hanya sebagai contoh
Nah , sekarang kita akan membahas dampak negatif dalam perilaku yang dialami sang komunikan yang dimana mereka umumnya merasa lebih aman ketika berkomunikasi melalui internet ini.
pertama , banyaknya kebohongan yang dilakukan perindividu dalam berkomunikasi di internet , perilaku ini secara tidak sadar akan mempengaruhi alam bawah sadar kita untuk melakukan apa yang biasa kita lakukan dalam cyber world ini ke dalam kehidupan nyata kita . perilaku ini juga menimbulkan banyaknya kasus penculikan perempuan yang akhir-akhir ini marak melalui salah satu jejaring sosial .
kedua , orang yang sering melakukan komunikasi bentuk ini dalam internet , umumnya mereka adalah pribadi yang introvert , atau orang yang tertutup . Dalam pergaulan dengan teman sebaya , lebih banyak diam dan perilakunya bisa dikatakan unpredictable .
Pernah mendengar mengenai kecerdasan Interpersonal ?
Kecerdasan tiap manusia berbeda , dalam hal ini , kecerdasan ini dapat kita lihat dan amati pada perilaku individu dengan ciri-ciri :
mempunyai banyak teman , banyak bersosialisasi , tampak mengenali lingkungannya dengan baik , memiliki empati yang besar dan tampak mempunyai bakat pemimpin .
Jika kalian merasa ada dari salah satu sifat beralihlah pada jurusan-jurusan yang mempunyai tingkat sosialitas tinggi , contohnya seperti jurusan komunikasi :)
*just info and tips
b. Komunikasi intrapersonal
Suatu bentuk bahasa yang digunakan atau dipikirkan yang terjadi didalam pribadi individu itu sendiri , dan contoh simplenya biasanya terwujud ketika kita sedang berdoa , kenapa saat kita berdoa ? Karena berdoa merupakan komunikasi kita dengan Tuhan , bukan manusia sehingga dikategorikan dalam komunikasi intrapersonal .
Contoh lainnya : saat kita lapar , kita akan merasakan sesuatu dalam perut kita , ini merupakan bentuk dari Id manusia , dan rasa lapar itu harus dipenuhi dan keinginan tersebut merupakan wujud dari ego kita yang harus terpenuhi , akan tetapi , saat itu juga kita sedang ada dalam kelas , nah tidak mungkin kan kita makan saat dosen sedang mengajar , keinginan itu dapat kita tahan karena pada dasarnya kita mempuyai komponen super ego untuk membedakan situasi yang pantas dan menahan id serta ego kita .
Sekilas mengenai penjelasan yang berkaitan dengan psikologi tersebut , lalu apa hubungannya dengan komunikasi intrapersonal ini ?
Saat lapar tidak bisa ditahan , secara tidak sadar impuls yang dikirim dari reseptor yang ada dalam perut ke otak menyebabkan gerakan spontan , seperti memegang perut , ini merupakan suatu simbol yang dianggap intrapersonal , dan menunjukan suatu gesture .
Contoh lain , saat kita belajar , kita membuat rangkuman materi dengan menggunakan metode mind maping , tentu saja kita menggunakan simbol atau tanda-tanda yang mungkin hanya kita sendiri yang mengerti untuk membacanya .
Kecerdasan intrapersonal yang ada pada individu ditandai dengan ciri-ciri perilaku , antara lain :
memperlihatkan sikap yang independen , realistis terhadap kekuatan dan kelemahannya , rasa percaya diri yang tinggi , bekerja atau belajar dengan baik saat seorang diri .
Daftar Pustaka:
http://id.wikipedia.org/wiki/Komunikasi
http://en.wikipedia.org/wiki/Intrapersonal_communication
http://id.wikipedia.org/wiki/Komunikasi_interpersonal
Disini kita akan membahas apa itu komunikasi , dan dua bentuk dari komunikasi , seperti pembahasan pada umumnya akan tetapi disini akan difokuskan pada bentuk-bentuk komunikasi itu di dalam internet dan lebih pada psikologis individu yang melakukan interaksi komunikasi tersebut .
I. Komunikasi
Komunikasi berasal dari bahasa latin , yaitu "communis" , atau secara tepatnya yaitu membagikan , berbagi cerita atau informasi dimana proses pembagian itu dapat melalui lisan atau verbal yang umumnya dapat dimengerti banyak orang , sedangkan bagi orang yang tidak dapat menggunakan cara lisan , biasanya mengungkapkan menggunakan bahasa tubuh , pesan tertulis atau perilaku agar si komunikan dapat mengerti .
Penyampai pesan biasa disebut dengan komunikator dan penerima pesan/receiver biasa disebut dengan komunikan .
Komunikasi berdasarkan bentuknya dibagi menjadi dua yaitu :
a. Komunikasi Interpersonal
Ini merupakan bentuk komunikasi yang merujuk pada interaksi antar dua orang atau lebih yang saling bertukar informasi atau berbagi cerita dan hal lain sebagainya , baik melalui media maupun face-to-face.
Komunikasi dalam bentuk ini dapat mengalami hambatan ketika individu itu dalam kondisi mengalami gangguan komunikasi atau sifat sombong dan malu yang ada pada individu itu sendiri .
Komunikasi ini juga sangat sering kita jumpai dalam lingkungan keseharian kita .
Contoh pada saat kepala sekolah yang sedang berpidato pada saat upacara atau ketika kita sedang melakukan tawar menawar saat membeli barang .
Di era ini , dunia keseharian kita tidak lepas dari ikatan globalisasi dimana penggunaan internet sangat booming dan sangat dibutuhkan baik dalam dunia kerja maupun pendidikan.
Tentu saja tujuan daripada internet itu sendiri tidak lain yaitu untuk mempermudah tiap individu untuk berinteraksi atau berkomunikasi .
Contoh : Sekarang siapa yang tidak tau Skype ? Skype merupakan suatu program komunikasi yang tergolong fresh product , dimana menyediakan fasilitas untuk dapat berbicara dengan orang lain dengan jarak yang sangat jauh , bahkan antar negara .
memang , sebelumnya kita mungkin sudah mengetahui adanya program YM , tetapi kelemahan YM ditemukan pencipta skype dan akhirnya skype lebih dipilih para pengguna internet sebagai media yang lebih baik untuk berkomunikasi .
Tidak hanya sekedar , chatting dalam conversation in text tapi videocall dengan tampilan yang sangat attractive . Dan pengguna dapat menikmati berbagai feature yang lebih menarik tentunya yang disediakan skype , ketika user tersebut memilih option prabayar dalam program komunikasi tersebut .
*nb : bukan untuk mempromosikan suatu program komunikasi ya .. :) hanya sebagai contoh
Nah , sekarang kita akan membahas dampak negatif dalam perilaku yang dialami sang komunikan yang dimana mereka umumnya merasa lebih aman ketika berkomunikasi melalui internet ini.
pertama , banyaknya kebohongan yang dilakukan perindividu dalam berkomunikasi di internet , perilaku ini secara tidak sadar akan mempengaruhi alam bawah sadar kita untuk melakukan apa yang biasa kita lakukan dalam cyber world ini ke dalam kehidupan nyata kita . perilaku ini juga menimbulkan banyaknya kasus penculikan perempuan yang akhir-akhir ini marak melalui salah satu jejaring sosial .
kedua , orang yang sering melakukan komunikasi bentuk ini dalam internet , umumnya mereka adalah pribadi yang introvert , atau orang yang tertutup . Dalam pergaulan dengan teman sebaya , lebih banyak diam dan perilakunya bisa dikatakan unpredictable .
Pernah mendengar mengenai kecerdasan Interpersonal ?
Kecerdasan tiap manusia berbeda , dalam hal ini , kecerdasan ini dapat kita lihat dan amati pada perilaku individu dengan ciri-ciri :
mempunyai banyak teman , banyak bersosialisasi , tampak mengenali lingkungannya dengan baik , memiliki empati yang besar dan tampak mempunyai bakat pemimpin .
Jika kalian merasa ada dari salah satu sifat beralihlah pada jurusan-jurusan yang mempunyai tingkat sosialitas tinggi , contohnya seperti jurusan komunikasi :)
*just info and tips
b. Komunikasi intrapersonal
Suatu bentuk bahasa yang digunakan atau dipikirkan yang terjadi didalam pribadi individu itu sendiri , dan contoh simplenya biasanya terwujud ketika kita sedang berdoa , kenapa saat kita berdoa ? Karena berdoa merupakan komunikasi kita dengan Tuhan , bukan manusia sehingga dikategorikan dalam komunikasi intrapersonal .
Contoh lainnya : saat kita lapar , kita akan merasakan sesuatu dalam perut kita , ini merupakan bentuk dari Id manusia , dan rasa lapar itu harus dipenuhi dan keinginan tersebut merupakan wujud dari ego kita yang harus terpenuhi , akan tetapi , saat itu juga kita sedang ada dalam kelas , nah tidak mungkin kan kita makan saat dosen sedang mengajar , keinginan itu dapat kita tahan karena pada dasarnya kita mempuyai komponen super ego untuk membedakan situasi yang pantas dan menahan id serta ego kita .
Sekilas mengenai penjelasan yang berkaitan dengan psikologi tersebut , lalu apa hubungannya dengan komunikasi intrapersonal ini ?
Saat lapar tidak bisa ditahan , secara tidak sadar impuls yang dikirim dari reseptor yang ada dalam perut ke otak menyebabkan gerakan spontan , seperti memegang perut , ini merupakan suatu simbol yang dianggap intrapersonal , dan menunjukan suatu gesture .
Contoh lain , saat kita belajar , kita membuat rangkuman materi dengan menggunakan metode mind maping , tentu saja kita menggunakan simbol atau tanda-tanda yang mungkin hanya kita sendiri yang mengerti untuk membacanya .
Kecerdasan intrapersonal yang ada pada individu ditandai dengan ciri-ciri perilaku , antara lain :
memperlihatkan sikap yang independen , realistis terhadap kekuatan dan kelemahannya , rasa percaya diri yang tinggi , bekerja atau belajar dengan baik saat seorang diri .
Daftar Pustaka:
http://id.wikipedia.org/wiki/Komunikasi
http://en.wikipedia.org/wiki/Intrapersonal_communication
http://id.wikipedia.org/wiki/Komunikasi_interpersonal
Subscribe to:
Posts (Atom)


